Data Diri

Assalamualaikum temen-temen semuanya, perkenalkan nama saya Aliffia Sitiputuh Arifina, saya lahir di Bandung pada tanggal 28 Agustus 2001. Saya adalah anak bungsu dari tiga bersaudara, saya memiliki kakak laki-laki yang sudah menikah dan kakak perempuan yang bekerja sebagai guru SD di tempat saya sekolah dulu, yakni SDS PLUS SYANIA pada tahun 2007. Sekolah tersebut berada di perumahan yang sama dengan tempat yang saya tinggali, maka untuk berangkat maupun pulang sekolah saya seringkali berjalan kaki. Sebelum saya menceritakan sedikit masa-masa SD, sebenarnya saya masuk TK terlebih dahulu di TK ANDRIA pada tahun 2006. Mungkin kalau kalian mencari TK tersebut sudah tidak ada dikarenakan sudah dua kali berganti nama karna pemiliknya pun berganti-berganti. Pada masa TK saya dikenal sebagai anak yang ceria dan aktif, tapi suatu ketika saya jatuh sakit. Saya tidak begitu ingat sakit apa, yang saya ingat saya sakit cukup parah sehingga tidak masuk sekolah beberapa hari, sampai guru TK saya menjenguk dan memberi doa agar saya cepat sembuh. Dengan berjalannya waktu saya pun sudah sembuh dan bersekolah lagi, saya pun lulus dan masuklah ke  Sekolah Dasar. Seperti yang diawal saya katakan,  bahwa saya SD di SDS PlUS SYANIA pada tahun 2007 saat SD saya menjadi anak yang pendiam bila sedang pembelajaran, takut untuk menjawab soal kedepan kelas meski saya tahu jawabannya. Saya begitu pendiam karena saya takut salah, meski ternyata jawaban saya selalu benar dan saya selalu menyesalinya. Tetapi ketika pembelajaran selesai saya menjadi diri saya sendiri yang ceria dan aktif kembali, beberapa tahun kemudian bersekolah saya yang masih bersekolah dasar merasa bahwa sekolah adalah hal yang paling malas sedunia, dikarenakan harus bangun pagi-pagi setiap hari meski masih mengantuk, belajar setiap hari dan tidak bisa bermain. Sehingga saya pun mulai jadi anak yang bermalas-malasan dan tidak suka belajar. Sayapun seringkali tidak mengerjakan tugas dan dimarahi guru. Meski begitu saya tetap lulus dengan nilai bagus. Setelah lulus SD di SDS PLUS SYANIA, saya melanjutkan pendidikan saya ke SMP NEGERI 1 CIMANGGUNG pada tahun 2013, seperti saat SD sifat saya sangat pendiam bahkan lebih parah. Saat pembelajaran selesai pun saya menjadi anak yang pendiam sehingga terjadilah bahwa saya memiliki teman yang sedikit dan banyak siswa yang tidak mengenal saya. Singkat cerita saya naik kelas dan disana saya mulai berani dan bosan menjadi pendiam karna memiliki teman yang sedikit, sehingga saya menjadi sedikit lebih aktif dari pada biasanya. Dan benar saja teman saya menjadi lebih banyak setelah saya lebih aktif, tapi ternyata lebih aktif membuat saya menjadi anak nakal yang berani bolos sekolah dan bermain bersama teman-teman saya. Wali kelas saya pun tahu tetapi tidak pernah menegur saya hanya mengancam bahwa akan dilaporkan ke guru BK, tentu saja hal itu membuat saya tidak takut. Singkat cerita saya pun lulus dengan NEM kecil sehingga saya pun memasuki sekolah swasta yakni SMA PGRI PARAKANMUNCANG pada tahun 2017 tempat nya agak jauh dari rumah saya sehingga harus menaiki kendaraan, pada masa-masa SMA saya sudah tidak lagi menjadi anak pendiam. Saya menjadi diri saya sendiri yang aktif dan ceria, saya juga memiliki teman-teman yang lebih baik dari sebelumnya sehingga membuat saya menjadi anak yang lebih, tidak suka bolos dan setidaknya selalu mengerjakan tugas meski terkadang dibantu teman. Pada saat awal SMA saya mengikuti begitu banyak ekstrakulikuler hanya untuk mencoba mana yang membuat saya nyaman. Dan pada akhirnya saya hanya serius di ekstrakulikuler paskibra, saya sangat serius dan ingin masuk tingkat kecamatan. Saya berlatih dan mengikuti semua acara paskibra yang diadakan tetapi pada akhirnya saya gagal, pada saat itu saya kecewa, sedih dan berfikir "mana hasil yang tidak mengkhianati proses itu?" Sehingga dari situ saya tidak percaya lagi bahwa proses tidak akan mengkhianati hasil dan tidak lagi berusaha yang berlebihan. Setelah lulus SMA di SMA PGRI PARAKANMUNCANG, saya melanjutkan pendidikan saya ke Institut Koperasi Indonesia yakni bila disingkat IKOPIN. Sejujurnya saya tidak begitu yakin masuk kampus tersebut, karna pada dasarnya saya tidak suka perihal hitung-menghitung seperti mata pelajaran Akuntansi, Statisika, dan lain-lain. Tapi dikarenakan kebingungan dan tidak mau gapyear akhirnya saya memaksakan diri untuk melanjutkan Pendidikan saya ke kampus IKOPIN dengan memasuki jurusan Manajemen. Sekarang saya adalah mahasiswa semester 5, tidak begitu aktif ukm namun aktif di salah satu organisasi yakni sebagai Asisten Laboratorium Komputer. Menjadi asisten lab adalah tantangan baru bagi saya dan akan ada banyak pelajaran yang bisa diambil dari sini. Ketika awal-awal masuk kampus dan diadakannya demo ukm, saya sangat tertarik masuk ukm IBC yakni IKOPIN Badminton Club, meski sebenarnya saya tidak begitu bisa bermain badminton sih. Hanya saja seperti nya seru Ketika pusing akan tugas-tugas kuliah dan bermain badminton, alhasil saya masuk ke ukm tersebut. Tapi, dikarenakan adanya Corona Virus sekolah dan kampus di online kan, sehingga membuat saya pun jarang ikut latihan. Dulu pun saya sempat masuk Swara Radio dan sudah keterima akan tetapi saya keluar dikarenakan banyak hal. Sehingga sekarang ini saya adalah mahasiwa semester 5 yang pasif ukm tetapi aktif organisasi.

Selain membahas tentang pendidikan saya juga memiliki hobby, hobby saya menonton film, serial maupun drama. Sejujurnya saya sangat suka sekali dengan negara Korea sampai-sampai menonton Drama, Film, dan Variety Show bahkan Fashion di negara tersebut. Saat SMA dulu juga saya sangat fanatic terhadap oppa-oppa Korea karna wajahnya yang sangat indah. Saat SMA pun saya sangat ingin melanjutkan Pendidikan ke jurusan yang berbau Korea dikarenaka sangat ingin bisa berbahasa Korea dan memang menyukai negara tersebut sejak SMA. Tetapi dikarenakan tidak ada izin dari kedua orang tua saya pun mulai belajar membaca tulisan Korea dan menambah kosa kata. Dulu saya bisa menghapal 5 kosa kata sehari akan tetapi mulai turunnya semangat saya akhirnya saya jarang menambah kosa kata baahasa Korea. Selain menonton film saya juga suka bermain game, game yang sering saya mainkan adalah Mobile Legends, awal mula bermain game adalah sejak kecil. Akan tetapi saya tidak slalu fokus pada satu game, Ketika bosan saya uninstall dan mencari game lain. Tapi sudah setahun saya bermain Mobile Legends dan mendapatkan banyak teman virtual. Selain menonton film dan bermain game saya juga mulai suka berkebun semenjak Ayah saya yang mulai membeli banyak sekali tumbuhan. Dikarenakan Ayah saya harus keluar kota maka dari itu sayalah yang harus bertanggung jawab merawat tanaman yang Ayah saya miliki.

Selain Pendidikan dan Hobby saya adalah orang yang mau belajar akan hal yang saya sukai atau saya minati, saya juga pecinta hewan dan hewan favorite saya adalah Kucing, Hamster, dan Kelinci. Saya juga pernah memelihara ketiga hewan tersebut hingga beranak banyak sampai pada akhirnya habis karena sudah tidak ada keturunan lagi, misalkan hewan betina yang saya miliki sudah mati sehingga tidak ada lagi yang bisa melahirkan keturuan baru, saya pun tidak mengawinkan kepada hewan peliharaan milik teman saya yang lain dikarenakan ingin mencoba berganti peliharaan. Saat kecil saya memiliki satu Kucing kemudian membeli sepasang kelinci, saat kelinci tersebut sudah habis keturuan saya mulai mencoba memelihara hamster dan saat keturuan habis saya pun berhenti memelihara apapun kecuali kucing. Dari kecil sampai sekarang saya hidup dengan memelihara kucing. Singkat penjelasan terhadap saya adalah pencinta hewan, saya juga orang yang suka bergaul mencari relasi, suka keramaian karena saya tidak begitu menyukai kesendirian, suka menolong.

Sekian data diri tentang saya, maaf bila ada kata-kata yang tidak pantas atau kata-kata yang tidak mengenakan hati pembaca. Data diri ini hanya untuk memenuhi tugas Bahasa Indonesia yang telah diberikan oleh dosen saya yakni ibu Diyani Fauziyah, SP., M.Si. Sekian dan Terimakasih teman-teman semuanya. Sehat selalu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesan Untuk Diriku Sendiri

Review Video Youtube Mengenai Kalimat pada soal TWK (tes CPNS)